Messi menyerang wasit setelah Argentina mengalahkan Peru - BERITA NEWS BOLA

Breaking

 


 


Jumat, 15 Oktober 2021

Messi menyerang wasit setelah Argentina mengalahkan Peru


Messi menyerang wasit setelah Argentina mengalahkan Peru

IDOLACASH - Kapten Argentina Lionel Messi mengecam wasit, meskipun juara Copa America itu menang 1-0 melawan Peru di kualifikasi Piala Dunia.

Sundulan Lautaro Martinez dua menit sebelum turun minum menyelesaikan pertandingan Kamis di Buenos Aires, di mana La Albiceleste memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi 25 pertandingan di semua kompetisi.

Peru menyia-nyiakan kesempatan untuk menyelamatkan satu poin ketika penalti Yoshimar Yotun membentur mistar gawang dengan 25 menit tersisa.

Messi bereaksi terhadap Argentina yang tetap tak terkalahkan dalam perjalanan ke Qatar 2022 melalui 11 pertandingan CONMEBOL, meskipun masih harus dilihat apa yang dia maksud ketika menyebut wasit setelah Martinez juga turun di dalam kotak penalti di babak pertama.

"Pertandingan sulit, sulit dimainkan. Banyak angin, mereka bermain dalam, menyisakan sedikit ruang untuk kami," tulis Messi melalui Instagram.

"Wasit selalu melakukan ini ketika dia mengadili kami seolah-olah dia melakukannya dengan sengaja. Tapi yah, tiga poin penting dan kami hampir mencapai tujuan kami."

Martinez mencetak gol internasionalnya yang ke-17 dan bintang Inter itu adalah pencetak gol terbanyak Argentina di era Lionel Scaloni, unggul dua gol dari Messi.

"Mereka bermain melawan Uruguay lebih cair, ada lebih banyak ruang. Itu menjadi sedikit rumit bagi kami, tetapi kami selalu berusaha untuk memiliki solusi dan hari ini, kami tahu bagaimana menemukan itu," kata Martinez.

“Setiap kali kami turun ke lapangan, kami mencoba memberikan segalanya karena jersey ini pantas mendapatkan rasa hormat dan tanggung jawab. Semua ini menyenangkan, keluarga saya melihat saya bermain lagi setelah sekian lama. Hari ini, mereka di sini lagi. Saya berharap orang-orang menikmati kemenangan itu."

Pelatih kepala Argentina Scaloni menjadi pelatih kedua dalam sejarah tim nasional yang tak terkalahkan dalam 25 pertandingan di semua kompetisi, setelah Alfio Basile.

"Hari ini kami merasa sedikit lelah. Bermain triple date di Amerika Selatan sangat melelahkan," tambah Scaloni. “Kami membawanya ke depan dan mendapatkan tiga poin, itulah yang kami inginkan.

"Itu adalah pertandingan yang sangat penting dan ada ketegangan untuk itu. Saya tidak berpikir bahwa Argentina puas dengan hasilnya. Peru bermain dengan baik, itu adalah lawan yang sangat sulit. Di luar permainan penalti, saya pikir permainan itu dikendalikan."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad


Halaman